Main Area

Main

Ungkap Koordinator Aksi Demo Merupakan Perangkat Desa Kepayang, 3 Warga Diduga Terlibat Insiden Kekerasan Demo PT. MSA Serahkan Diri Ke Polsek Bayung Lencir

ungkap-koordinator-aksi-demo-merupakan-perangkat-desa-kepayang-3-warga-diduga-terlibat-insiden-kekerasan-demo-pt-msa-serahkan-diri-ke-polsek-bayung-lencir-muba190lu1595940100.jpg

Ketiga warga kepayang yang diduga terlibat kasus kekerasan pendemo di PT MSA menyerahkan diri didampingi kuasa hukumnya.

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - 3 orang warga Desa Kepayang, Kecamatan Bayung Lencir yang diduga terlibat kekerasan terhadap pendemo PT Mentari Subur Abadi (PT MSA) Muara Merang Faktory menyerahkan diri ke Polsek Bayung Lencir, Selasa (28/7/2020).

Diketahui, Abubakar Sidik (41), Heri Saputra (26), dan Alung (32) warga Desa Kepayang Kecamatan Bayung Lencir, Muba ini diduga terlibat kasus kekerasan terhadap pendemo PT. MSA yang di koordinatori oleh Muksil dan penanggung jawab aksi Ilham, berunjuk rasa karena menganggap PT. MSA telah mencemari lingkungan, (16/3/2020) di Desa Muara Merang Kecamatan Bayung Lencir, Muba lalu, Diketahui Muksil merupakan Kaur Pembangunan Desa Kepayang sedangkan Ilham sebagai Ketua BPD Desa Kepayang.

 

Ketiganya menyerahkan diri didampingi oleh kuasa hukumnya, Nurhasan. SH., MH dan kawan-kawan. Melalui kuasa hukumnya, ketiga orang ini mengaku menyerahkan diri karena sudah siap untuk mempertanggung jawabkan atas tindakan yang diperbuatnya.

Disinggung mengenai alasan dugaan pemukulan, salah satu warga yang menyerahkan diri, Abubakar Sidik mengatakan bahwa dirinya merasa kesal dengan penyampaian orasi yang disampaikan pada saat unjuk rasa semuanya mengada-ada (bohong).

"Mereka menyebutkan setelah ada perusahaan diruang lingkup Desa Kepayang mata pencaharian sangat sempit padahal warga Kepayang banyak yang bekerja di PT. MSA, kemudian warga banyak gatal-gatal akibat limbah dan lainnya itu semua bohong, sebagai warga yang tinggal dekat perusahaan kami tidak pernah merasakan gatal-gatal," Kata dia.

Terpisah Kuasa Hukum Nurhasan. SH., MH mengatakan kejadian insiden saat aksi demo diduga dipicu sebab adanya surat pemberitahuan aksi unjuk rasa tanggal 10 maret 2020 yang dibuat dan ditandatangani oleh Muksil selaku koordinator aksi dan Ilham penanggungjawab aksi tentang stop dugaan pencemaran lingkungan dengan tuntutan meminta kompensasi atas dugaan pencemaran dengan estimasi massa 300 orang yang disampaikan ke Polsek Bayung Lencir terkesan mengatasnamakan masyarakat, karena pengakuan warga sesuai Berita Acara yang dibuat masyarakat Dusun I, Dusun II dan Dusun III Desa Kepayang tanggal 19 Maret 2020 bahwa mereka bagian daripada masyarakat tidak pernah merasa diundang dan dilibatkan diajak dalam rapat musyawarah oleh BPD maupun Pemerintah Desa Kepayang membahas adanya pencemaran lingkungan serta meminta kompensasi pada perusahaan PKS MRF PT. MSA.

“Selaku Kuasa Hukum kami berpendapat bahwa perbuatan oknum tersebut diduga telah mendiskreditkan masyarakat, sebab secara hukum apabila mengatasnamakan masyarakat, maka tentunya secara utuh melibatkan masyarakat sesuai data kependudukan Desa Kepayang, namun kenyataannya informasi dari masyarakat pada waktu demo massa yang hadir hanya lebih kurang 32 orang, artinya tindakan yang dilakukan oknum tersebut diduga hanyalah untuk mencari keuntungan pribadi dan kelompok, apalagi diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa Muksil adalah Kaur Pembangunan Desa Kepayang, sedangkan Ilham adalah Ketua BPD Desa Kepayang," Ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Bayung Lencir, AKP Jonroni M Hasibuan membenarkan penyerahan ketiga tersangka dugaan kekerasan terhadap pendemo PT MSA, "ketiganya sudah berada di mapolsek Bayung Lencir, dan sudah diproses pemeriksaan untuk ke tahapan selanjutnya," Katanya.

 

Laporan :  Luthfy


Baca Juga :
Curi Kabel ESP, Warga Lais Utara Ini Digelandang Ke Mapolsek Lais
Tidak Hanya Pelajar, Guru Juga Bisa Mengakses Internet Gratis Dikantor Kades Teluk
RSUD Sekayu Menuju Layanan Sempurna, Tampilan Gedung Juga Akan Berubah
Ridho Yahya Terima Restu Dodi Reza
Siapkan Perbup, Tak Pakai Masker di Muba Siap-siap Disanksi
Sopir Mengantuk, Avanza Tabrak Tugu Bintang Sekayu
Bersihkan Area Sekitar Jaringan MEP, Warga Mendis : Lahir Kami Puja, Hidup Kami Jaga

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)