Main Area

Main

Tampung Karet Kawasan Bayat, Segini Harga Karet Di UPPB Ini

tampung-karet-kawasan-bayat-segini-harga-karet-di-uppb-ini-muba264u71553253084.jpg

Anggota UPPB Sumber Makmur Bersama sedang mengumpulkan karet di tempat pengumpulan.

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Baru saja beroperasi, Rintisan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olah Karet (UPPB) yang berada di RT 02 Dusun 2 Desa Pangkalan Bayat, Kecamatan Bayung Lencir ini, sudah mulai terlihat diminati para petani karet, walaupun belum memiliki Surat Tanda Register dari Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Banyuasin.

Beroperasi kali pertama pada tanggal 5 Maret 2019, UPPB yang dinamai Sumber Makmur Bersama ini sudah beranggotakan 60 petani karet yang berasal dari Desa Pangkalan Bayat.

"Nantinya kita akan mengajak para petani di Desa terdekat, yakni Desa Bayat Ilir, dan Pagar Desa" ujar Sekretaris dan Penasihat UPPB Sumber Makmur Bersama, Samson.

Lanjut samson, UPPB Sumber Makmur ini memproduksi karet kering dengan K3 50% dari petani masih dikisaran 3 sampai 5 ton perminggu, dengan harga penjualan di kisaran Rp 8.300 sampai Rp 8.450 per kilogramnya. Menurutnya saat ini pihaknya masih menggunakan pola kemitraan dengan PT Jambi Waras.

"Jambi waras membeli karet dari UPPB, seharga Rp 8.450/kg, nanti akan digunakan sistem lelang jika produksi sudah diatas 10 ton perminggu, dan tentunya harga lelang lebih tinggi dari harga kemitraan seperti sekarang ini" ujarnya.

Masih kata samson, UPPB yang diketuai oleh Dicky Sophan Pribadi SE ini dalam pengumpulan karet, masih menumpang di lahan milik Desa Pangkalan Bayat, tepatnya berada di dekat Kantor Desa Pangkalan Bayat.

"Pengumpulan dihari Rabu, dan Kamisnya dilakukan penimbangan serta langsung diantar ke Desa Mendis tempat pengumpulan karet yang akan diangkut oleh PT Jambi Waras setiap sepekan sekali" ungkapnya.

Sementara Ketua UPPB Sumber Makmur Bersama, Dicky Sophan Pribadi SE mengatakan, pihaknya menargetkan produksi mencapai 60 Ton/bulan, dan bisa meningkatkan partisipasi petani, kuantitas, serta menjaga kualitas bokar agar bisa meningkatkan harga jual karet ditingkat petani.

"Kades Samson sangat mendukung, saat ini kades yang menyiapkan alat angkut, membantu secara moril, serta mensosialisasikan ke masyarakat" tutupnya.

 

Laporan : Luthfy


Baca Juga :
11 November Pendaftaran CPNS Muba Dibuka, Ini Formasinya
Bubarkan Paksa Pesta Malam Di Mekar Jaya, Pemerintah Makin Serius Tegakkan Perda
Dua Siswa SMPN 6 Sekayu Juara Olimpiade Matematika Internasional
Warga Teluk Kijing Terciduk Di Sugiwaras
Program Kuliah Gratis Muba Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Reses Di Desa Kepayang, Dedi Zulkarnain Serap Aspirasi 3 Desa Perairan
Warga Desa Pengaturan Budidayakan Madu Lebah Kelulut.

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)