Main Area

Main

Sudah Punya Mobil, Kebun, dan Sapi, Lepas Status Sebagai Penerima PKH

sudah-punya-mobil-kebun-dan-sapi-lepas-status-sebagai-penerima-pkh-muba229b81562865819.jpg

Beberapa penerima manfaat Program Keluarga Harapan dari Desa Lubuk Harjo yang mengundurkan diri dan membuat surat pernyataan.

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Setelah beberapa waktu yang lalu pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sampai kepemerintah Kecamatan melakukan penempelan stiker yang bertuliskan bahwa pemilik rumah memang berhak menerima program bagi keluarga yang tidak mampu.

Pengakuan dari beberapa penerima manfaat Program Keluarga Harapan umumnya merasa perekonomian keluarga sudah meningkat, seperti halnya yang dilakukan oleh Wakiyem (40) dan Boniah (45), dibincangi di Kantor Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Bayung Lencir usai acara penyerahan surat pernyataan graduasi (pengunduran diri) ke Pendamping PKH di Balai Desa Lubuk Harjo, Kamis (11/7).

Pengakuan dari Wakiyem, dulu sebelum dan sewaktu ia masih menerima PKH, perekonomian keluarganya hanya bertopang pada suami yang kesehariannya adalah kuli bangunan, dimana kesehariannya adalah mengurus dan memelihara sapi milik tetangga. Namun ia sudah memiliki kebun 3/4 hektar kebun sawit yang belum produksi.

"Saya menerima PKH sejak 2013, Alhamdulillah sekarang sudah punya 3 sapi perempuan yang sudah berumur diatas 1 tahun semua, saya mengundurkan diri murni keinginan diri sendiri" ungkap warga dusun 1 RT 13 Lubuk Harjo ini.

Sama halnya dengan Boniah warga dusun 4 RT 2 Lubuk Harjo ini juga mengundurkan diri bukan karena adanya penempelan stiker ataupun paksaan dari pihak manapun, ia yang dulunya menyadap karet dengan penghasilan hanya 1 juta rupiah perbulan.

"Ya dulu suami jual sayur keliling, pemasukan tidak menentu bahkan sering dihutangi sama pembeli, yang pasti hanya pemasukan hasil nyadap karet, biasanya sebulan 2 kali nimbang dalam 1 kali nimbang dapat uang 500 ribu" ujarnya.

Boniah kini sudah mengundurkan diri dari penerima manfaat PKH, ia sudah memiliki mobil pickup yang ia dapat dengan cara kredit. Karena suaminya saat ini sudah berbisnis jual beli minyak.

"Alhamdulillah sekarang saya sudah punya rumah berdinding beton dengan luas 48 m2 diatas tanah 400m2, pemasukan suami dalam sebulan dikisaran 5 jutaan" katanya yang berharap orang lain yang lebih tidak mampu bisa menjadi penerima manfaat program Keluarga Harapan seperti ia dulu.

Kades Lubuk Harjo, "Saya senang sekali dengan adanya kesadaran diri dari masyarakat, dengan adanya pengunduran diri tersebut bisa mengurangi angka kemiskinan di Desa Lubuk Harjo, yang jelas kedepannya semoga kesadaran tersebut bisa diikuti oleh yang lainnya" ujarnya.

Informasi terbaru dari Pendamping PKH Kecamatan Bayung Lencir, Aprilia Rizaleni, saat ini penerima PKH yang graduasi atau mengundurkan diri sejumlah 38 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Data Sementara KPM graduasi sebagai berikut :
1. Lubuk Harjo, 6 KPM
2. Senawar jaya, 2 KPM
3. Simpang Bayat, 1 KPM
4. Sukajaya, 8 KPM
5. Tampang Baru, 7 KPM
6. Pangkalan Bayat, 3 KPM
7. Telang, 2 KPM
8. Kali Berau, 1 KPM
9. Sindang Marga, 1 KPM
10. Wonorejo, 1 KPM
11. Muara Medak, 5 KPM
12. Muara Merang, 1 KPM

 

Laporan : Luthfy


Baca Juga :
Semburan Lumpur Capai 25 Meter, Ada Menara Bor Di Area Semburan
Semburan Lumpur di Kaliberau, Dodi Reza Surati SKK Migas
Chelsea Olivia Akhirnya Temukan
Pasangan Nikah Dibawah Umur Jadi Viral
Oknum PNS Tersangkut Pidana Penggelapan
Debu Masuk Ke Rumah, Warga Pasang Rambu Bertulisan Unik Di Tengah Jalintim
Lokasi Muba Expo 2019 Bakal di Gelar di Terminal Randik Sekayu

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)