Main Area

Main

Selesai 100 Persen Sarwani dan Ali Miliki Rumah Sendiri

selesai-100-persen-sarwani-dan-ali-miliki-rumah-sendiri-muba256891573971261.jpg

Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Keramat Jaya atas retribusi pasar dan retribusi buah kelapa sawit.

Sekayu, Musi Banyuasin - Rasa bahagia saat ini dirasakan Sarwani warga Dusun 2 dan Ali Warga Dusun 6 Desa Keramat Jaya Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ketika rumahnya telah selasai 100 persen. Rumah Sarwani dan Ali tersebut dilakukan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Keramat Jaya atas retribusi pasar dan retribusi buah kelapa sawit.

"Alhamdulillah, terima kasih pak kades dan pak Camat rumah saya telah di bedah. Saya juga terima kasih terhadap Pemkab Muba Pak Bupati yang telah peduli terhadap masyarakatnya, apalagi setelah ini saya digratiskan utk operasi Katarak di RSUD sekayu,"ujar Sarwani, ketika dibincangi.

Hal yang sama diungkapkan, Ali yang mendapatkan progam RTLH ia mengungkapkan program RTLH yang di gagas Desa Kramat Jaya merupakan program yang pro terhadap rakyat. "Kalau mau bangun rumah sendiri saya tidak ada biaya, adanya program dari Desa Kramat Jaya membantu kami dari masyarakat pra sejahtera,"ungkapnya

Sementara, Camat Sungai Keruh, Imron SSos MSi, didampingi Kades Kramat Jaya Irwanto H Beta, mengatakan program RTLH dari Desa Kramat Jaya yang menggunakan PAD Desa sejak pertengahan bulan September lalu telah selesai 100 persen. Kini Sarwani dan Ali sudah menempati rumah barunya tersebut.

"Alhamdulillah, pembangunan dua rumah telah selesai dibangunkan untuk pak Sarwani dan Ali. Sudah rampung 100 persen, pembangunan sendiri dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh Pem.Desa Kramat Jaya,"ungkap Imron.

Program bedah rumah ini biasa, nah kalau untuk menggunakan PAD Desa merupakan hal yang beda. "PAD Desa Kramat Jaya mempunyai pendapatan cukup besar, setelah dilakukan musyrawah desa disepakati untuk membangunkan rumah. Sumber dana sendiri berasal dari retribusi pasar, kemudian retribusi buah sawit dengan dan perusahaan sekitar,"tambahnya.

Dibangunkannya 2 rumah RTLH setelah terkumpulnya PAD Desa 90 juta pada tahun lalu. Pembangunan sendiri akan dibangun sungguh-sungguh sebanyak 2 rumah yang tidak mampu. "Tidak hanya rumah pak Sarwani dan Ali saja, kita juga telah mendata ada sekitar 20 rumah yang tidak layak huni kedepan akan kita bangunkan. 20 rumah yang di data merupakan masuk kategori sangat tidak mampu, kalau kerja samanya lancar dalam waktu 2 tahun akan dibangunkan,"jelasnya.


Laporan :cr1


Baca Juga :
Ini Dia Rincian Jumlah Pelamar CPNS Muba Tahun 2019
Membanggakan, Dea Aditya Atlet Difabel Asal Desa Teluk Ini Bawa Pulang Medali Emas dan Perak Peparprov
Inginkan Gardu Induk Di Bayung Lencir, Masa Aksi Banting TV Di PT DSSP Power PLTU Sumsel 5
Bawa Uang Ratusan Juta Bos Sawit Ditembak
Hendak Melarikan Diri, DPO Curat Ini Didor Oleh Satreskrim Polres Muba
Hujan Deras Mengguyur Lais, Siswa Ujian Memakai Sendal
Resmi.. Muba Miliki Pabrik Pengolahan Aspal Karet

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)