Main Area

Main

Perangkat Desa Kepayang Jadi Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Kadis PMD Muba : Tidak Dibenarkan Dan Akan Diberhentikan Jika Terulang Kembali

perangkat-desa-kepayang-jadi-koordinator-aksi-unjuk-rasa-kadis-pmd-muba-tidak-dibenarkan-dan-akan-diberhentikan-jika-terulang-kembali-muba391yv1595996932.jpg

Kepala Dinas PMD Kabupaten Muba, H Richard Cahyadi AP MSi

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Aksi unjuk rasa yang terjadi pada 16 maret 2020 di PKS Muara Merang Resort Faktory PT Mentari Subur Abadi (PKS MRF PT MSA) membekas buruk, setelah sebelumnya terjadi tindak kekerasan di hari itu juga, terungkap juga koordinator dan penanggung jawab aksi merupakan perangkat Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).


Terungkap bahwa selaku koordinator aksi tersebut bernama Muksil, yang menjabat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Kepayang, dan Ilham selaku Penanggung Jawab aksi menjabat Ketua BPD Desa Kepayang. Hal itu diungkapkan oleh warga yang kemarin (28/7) menyerahkan diri karena diduga terlibat kekerasan dengan pengunjuk rasa ke Polsek Bayung Lencir.


Menanggapi kejadian aksi unjuk rasa yang dikoordinatori Perangkat Desa Kepayang tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten Muba, H Richard Cahyadi AP MSi di tanyai via pesan WhatsApp, Rabu (29/7), mengatakan bahwa selaku Pemerintah tidak dibenarkan melakukan aksi apa lagi selaku koordinator, seharusnya mengambil langkah persuasif sehingga tidak terjadi tindakan kekerasan.


"Karena mereka merupakan publik figur di tingkat Desa yang seharusnya menjadi contoh dan mampu mengambil langkah penyelesaian secara persuasif setiap persoalan, jika tidak selelsai bisa dilaporkan ke tingkat yang lebih, tinggi begitu seterusnya," Jelas Richard.


Richard kemudian menambahkan bahwa Jika ada perangkat Desa melakukan aksi melibatkan orang banyak itu tidak dibenarkan, dan bertentangan dengan tugas dan fungsi mereka (Perangkat Desa), pihaknya akan memberi peringatan kepada Kepala Desa untuk memberikan teguran keras terhadap yang bersangkutan.


"Jika terulang kembali, bisa saja perangkat Desa tersebut kita usulkan pemberhentian karena dianggap tidak menjalankan fungsinya sebagai pengayom masyarakat," Tutupnya.

 

Laporan : Luthfy


Baca Juga :
Curi Kabel ESP, Warga Lais Utara Ini Digelandang Ke Mapolsek Lais
Tidak Hanya Pelajar, Guru Juga Bisa Mengakses Internet Gratis Dikantor Kades Teluk
RSUD Sekayu Menuju Layanan Sempurna, Tampilan Gedung Juga Akan Berubah
Ridho Yahya Terima Restu Dodi Reza
Siapkan Perbup, Tak Pakai Masker di Muba Siap-siap Disanksi
Sopir Mengantuk, Avanza Tabrak Tugu Bintang Sekayu
Bersihkan Area Sekitar Jaringan MEP, Warga Mendis : Lahir Kami Puja, Hidup Kami Jaga

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)