Main Area

Main

Peduli Lingkungan, Pemuda Di Bayung Lencir Sulap Sampah Jadi Uang Di Bank Sampah Assyifa

peduli-lingkungan-pemuda-di-bayung-lencir-sulap-sampah-jadi-uang-di-bank-sampah-assyifa-muba79q61606444119.jpg

Salah satu pengurus Bank Sampah Assyiy sedang mengumpulkan sampah dari nasabah.

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Inovasi kembali muncul dari anak-anak muda Bayung Lencir yang memiliki kreativitas untuk menjaga lingkungan dari kuantitas sampah yang terus meningkat seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk.


Inovasi itu mereka sebut Bank Sampah Assyifa, yang memiliki motto "Sampah Membawa Berkah". Berkomisariat di RT 08 Kelurahan Bayung Lencir, Kecamatan Bayung Lencir, dengan pengurusnya mayoritas adalah anak muda.


Untuk masyarakat Bayung Lencir khususnya, dapat menabung sampah dari limbah rumah tangga yakni sampah anorganik ke Bank Sampah pertama di Bayung Lencir ini. Bahkan sampah tersebut di tabungkan dan di catat di buku tabungan berbentuk rupiah, alias menjadi uang.


Sampah yang disetorkan ke Bank Sampah ini di rupiahkan sesuai jenisnya, seperti misalnya botol plastik dihargai dengan Rp1.100/Kg, Buku 840/Kg, Kardus 1000/Kg, Kaleng Aluminium 8000/Kg, Kaleng Susu 1300/Kg, Besi 2700/Kg, Besi Panci 8.400/Kg, Wajan 7000/Kg, Tembaga 44.000/Kg, Aki 7400/pcs, Botol Bir 600/pcs, Botol ABC 100/pcs, Botol Anggur Merah 150/pcs.

Nasabah memiliki buku tabungan. (Salah satu nasabah Bank Sampah Assyifa, Plt Lurah Bayung Lencir, Syarif Hidayat SE.


Nah, masyarakat sendiri bisa memilih berbagai jenis tabungan yang disediakan oleh pengurus, diantaranya Tabungan Lingkungan, Tabungan Pendidikan, Tabungan Listrik, Tabungan Umroh, Tabungan Sedekah Sampah, Tabungan Sembako, Tabungan Umum.


Direktur Bank Sampah Assyifa, Aris Perdana mengatakan Bank Sampah Assyifa ini misi dari Bank Sampah Assyifa ini adalah mengelola sampah hingga bersih dengan kegiatan pengomposan pada sampah organik dan pembuatan kerajinan tangan pada sampah anorganik.


"Secara konstan juga kita mensosialisasikan tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dan merubah mindset masyarakat tentang sampah yang dianggap tidak bernilai menjadi bernilai. Harapan kita lingkungan menjadi sejuk dengan penanaman pohon, dan terhindar dari polusi udara air, maupun tanah," ujarnya.

Pembagian bibit tanaman pohon untuk penghijauan.


Anak muda berumur 22 tahun ini kemudian menceritakan bagaimana pentingnya menjaga lingkungan, seperti apa itu polusi, baik polusi udara, polusi tanah, dan polusi air.


"Ya salah satunya kan kalau kita membuang sampah ke sungai itu disebut polusi air, tercemari sungai kita. Nah kalau polusi tanah ya kita membuang sampah di tanah, hingga tanah tersebut menjadi tandus alias tidak produktif, kemudian kalau udara itu diakibatkan dari sampah yang berbau, kemudian asap pembakaran sampah itu termasuk polusi udara," ungkapnya.


Lanjutnya dirinya bersama tim Bank Sampah Assyifa tidak hentinya akan terus memberikan pemahaman bagaimana memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah yang bisa menguntungkan.


"Kita berharap juga selain menjaga lingkungan, melalui Bank Sampah Assyifa ini bisa meningkatkan perekonomian dari masyarakat itu sendiri," ungkapnya.


Kemudian Aris juga menjelaskan siapa saja pengurus dari bank sampah Assyifa ini, "saya sendiri sebagai Direktur, Rafi Kumar sebagai sekretaris, Adli Adnan sebagai Bendahara, dan Niko Pratama sebagai Kepala Humas, dan Pembina adalah Teguh Fajeri, kedepan tujuan besarnya adalah daur ulang sampah, kami mohon support dari semua pihak," tutupnya.

 

Laporan : Luthfy


Baca Juga :
Lais Utara Satu-satunya Desa Di Kecamatan Lais Yang Akan Dilalui Jalan TOL Betung-Tempino-Jambi
Amukan Api Menghanguskan Rumah Astuti Di Desa Teluk Kijing 3
Pedagang Dilapangan Gelanggang Remaja Sekayu Ditertibkan, Marko Susanto
Marko Susanto Turun Langsung Berikan Himbauan Dan Penertiban Pedagang Kaki Lima Disekitaran Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu
Gandeng PT BAS, Karang Taruna Senawar Jaya & Puskesmas Sukajaya Gelar Khitanan Massal
Camat Cantik Babat Toman Pukau Bupatinya Dalam Launching Sport Center dan Bantuan Bedah Rumah Layak Huni
Hujan Lebat Mengguyur Desa Lais, Beberapa Tempat Usaha Warga Tutup Karena Tergenang Air

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)