Main Area

Main

Pasar Tani Pemkab Muba Bisa Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting

pasar-tani-pemkab-muba-bisa-tekan-angka-kemiskinan-dan-stunting-muba148uj1606909091.jpg

Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza Saat Melaunching KWT

SEKAYU, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan, Melaunching Pasar Tani Kelompok Wanita Tani (KWT) di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Muba, Rabu (2/12/2020).

Kegiatan ini dilaunching secara langsung oleh Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza dengan Pengguntingan Pita di Gedung Mitra Tani Dinas Ketahanan Pangan Muba.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba Ali Badri pelaksanaan Pasar Tani KWT dapat memberikan keuntungan kepada petani lokal guna memasarkan hasil produksinya. Selain memberikan keuntungan bagi KWT dan petani pelaksanaan pasar tani itu juga menguntungkan para konsumen atau pembeli karena dapat membeli hasil pertanian dalam kondisi segar.

KWT juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan sebaliknya masyarakat bisa mendapatkan hasil pertanian yang masih fresh dan produk yang dipasarkan harus bebas pestisida setidaknya dua minggu sebelum panen.

"Pelaksanaan pasar Tani KWT di Gedung Pasar Mitra Tani ini akan kami laksanakan secara terus-menerus setiap minggunya, produksi yang dipasarkan KWT selain produk pertanian juga produk pangan olahan," kata Ali Badri.

Dikatakannya, kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program Pemkab Muba mengurangi angka kemiskinan dan Intervensi Stunting, dengan pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan lestari atau Pemanfaatan Pekarangan Lestari. Kegiatan ini memanfaatkan lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga serta meningkatkan pendapatan keluarga.

"Saat ini jumlah Kelompok Wanita Tani yang dibina Dinas Ketahanan Pangan bersama Dengan TP PKK Kabupaten, Dharma Wanita Persatuan TP PKk Kecamatan, dan TP PKK Desa, berjumlah 51 KWT, 41 dari dana APBD dan 10 KWT dari dana APBN, tersebar di 50 desa dan kelurahan," ungkapnya.

Lanjut Ali Badri pada tahun anggaran 2021 akan dibentuk KWT tahap penumbuhan melalui dana APBD Kabupaten sebanyak 63 KWT dan dana APBN 12 KWT . "Dan InshaAllah pada tahun 2022 seluruh desa dan kelurahan dalam Kabupaten Muba sudah ada Kelompok Wanita Tani yang melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan," tandasnya.

Sementara Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza Alex menyambut bahagia kegiatan Pasar Tani tersebut, ia berpesan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam KWT untuk terus bersemangat, dan Pemkab Muba akan terus mendukung kegiatan pasar tani itu.

"Tujuannya agar masyarakat terbiasa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, kemudian mencari pendapatan lain," ujarnya.

Ketua TP PKK Muba mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Pasar Tani yang telah dibuka tersebut, karena dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, disamping sebagai sumber pendapatan rumah tangga, juga dapat memenuhi kebutuhan gizi.

"Ini merupakan sebuah inovasi, membentuk sebuah sistem dari pemanfaatan pekarangan rumah yang hasilnya dapat tersalurkan dengan baik tandasnya.(ril)


Baca Juga :
Lais Utara Satu-satunya Desa Di Kecamatan Lais Yang Akan Dilalui Jalan TOL Betung-Tempino-Jambi
Amukan Api Menghanguskan Rumah Astuti Di Desa Teluk Kijing 3
Pedagang Dilapangan Gelanggang Remaja Sekayu Ditertibkan, Marko Susanto
Marko Susanto Turun Langsung Berikan Himbauan Dan Penertiban Pedagang Kaki Lima Disekitaran Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu
Gandeng PT BAS, Karang Taruna Senawar Jaya & Puskesmas Sukajaya Gelar Khitanan Massal
Camat Cantik Babat Toman Pukau Bupatinya Dalam Launching Sport Center dan Bantuan Bedah Rumah Layak Huni
Hujan Lebat Mengguyur Desa Lais, Beberapa Tempat Usaha Warga Tutup Karena Tergenang Air

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)