Main Area

Main

Ngulak 1 Gempar, AS Meninggal Ditembak OTD

ngulak-1-gempar-as-meninggal-ditembak-otd-muba161aq1552139612.jpg

Ahmad Sazili (34) Warga Ngulak 1 Kecamatan Sanga Desa diduga meninggal ditembak OTD

Sanga Desa, Musi Banyuasin – Warga Kelurahan Ngulak 1 Kecamatan Sanga Desa, Sabtu (9/3) pagi pukul 06.00 WIB, mendadak heboh pasalnya didapati salah seorang warga yang tewas dengan luka tembak pada bagian kepala.

Diketahui korban bernama Ahmad Sazili (34), pertama kali mengetahui kondisi tewasnya Ahmad Sazili adalah adiknya bernama Sapuan Lintas, yang saat kejadian bermaksud membangunkan sang kakak yang sedang tertidur dikamarnya untuk pergi bekerja.

Namun Setelah beberapa kali pintu rumah diketuk tidak ada jawaban dari sang kakak, merasa penasaran dengan kondisi di dalam rumah yang tampak sepi tanpa ada suara, Sapuan pun akhirnya membuka pintu rumah secara paksa dengan cara didobrak.

Ketika pintu rumah terbuka Sapuan pun langsung memeriksa kamar sang kakak, namun sontak ia terkejut melihat sang kakak yang terbaring kaku diatas tempat tidur dengan kondisi luka pada bagian kepala.

Mendapati sang kakak yang sudah tergeletak tanpa nyawa, Sapuan pun langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada warga disekitar rumah dan Polsek Sanga Desa.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kapolsek Sanga Desa IPTU Beni Okimu membenarkan adanya kejadian tersebut, dan menurutnya sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan dari hasil olah TKP tersebut serta dari hasil pemeriksaan ditubuh korban ditemukan luka tembak pada bagian kepala sebelah kiri atas telinga dengan diameter sekitar 5 MM.

“Dari keterangan sejumlah saksi, sekitar pukul 00.30 WIB, terdengar suara tembakan yang diduga berasal dari kediaman korban. Dan saat ini kita sedang lakukan penyelidikan lebih lanjut, pelaku belum diketahui identitasnya. Sejumlah saksi sudah kita periksa," jelas IPTU Beni saat dibincangi awak media pada Sabtu (09/03).

Sedangkan menurut keterangan Ketua RW 04, Yakub, sejauh ini korban tidak memiliki permasalahan di masyarakat, dimana rumah yang ditempati korban saat ini baru selesai dibangun, namun belum ditempati secara penuh oleh korban dan keluarga.

"Korban sesekali menginap dirumahnya yang baru selesai dibangun. Sedangkan anak korban tinggal dirumah orang tuanya," tutup Yakub.

Laporan :Tim


Baca Juga :
Dua Penjambret Simpang 4 Pendopoan Bupati Berhasil Diamankan
Tolak Diputuskan Raya Ditusuk 16 Lobang
Bupati Resmikan SPBU Lais-165
Sang Editor Bangga Video Pendek Karyanya Menang Dua Nominasi Sekaligus
Tiang Listrik Timpa Mobil Truck, Satu Nyawa Melayang
3 Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diborgol Polisi
Rumah Komalza Terbakar, Dinsos Muba Salurkan Bantuan

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)