Main Area

Main

Nekat Rampas Motor Helmi Dengan Kekerasan, Hendra Saputra Warga Teluk Kijing 2 Diamankan Polsek Lais

nekat-rampas-motor-helmi-dengan-kekerasan-hendra-saputra-warga-teluk-kijing-2-diamankan-polsek-lais-muba26lf1589437557.jpg

Pelaku Hendra Saputra Saat Diamankan Unit Reskrim Polsek Lais, Satu Rekannya Bernama Candra Masih DPO

Lais, Musi Banyuasin : Aksi nekat Hendra Saputra Bin Hazairin (32) menghadang dan memukul korban Helmi Saribani Bin A. Kadir (29) dengan sebatang kayu hingga terjatuh dari sepeda motor yang ia kendarai serta pelaku berhasil merampas sepeda motor milik Helmi dan dibawa kabur. Selasa (12/05/20).

Aksi brutal tersebut akhirnya berhasil dibereskan oleh Jajaran Team Penter (Penyengat Gatel-gatel) dan tak butuh waktu lama pelaku kurang dari 1 x 24 jam setelah kejadian pelaku berhasil diamankan dipimpin langsung oleh IPDA Sunardi pada Rabu (13/05/2020).

Diketahui pelaku merupakan warga Dusun II Desa Teluk Kijing 2 Kecamatan Lais Musi Banyuasin, dan Korban Helmi Saribani merupakan warga Dusun 1 Desa Purwosari yang merupakan Karyawan FIF.

Kejadian tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan pelaku Hendra Saputra tersebut bersama rekannya Candra, bermula saat korban Helmi Saribani melintas dijalan umum Desa Teluk Kijing 2 pada Selasa 12 Mei 2020, sekitar pukul 13.15 wib, namun dalam perjalanan tersebut korban dihadang oleh pelaku bersama rekannya yakni Candra yang saat ini masih DPO.

Saat dihadang oleh pelaku, korban sempat melawan namun pelaku yang menghadang korban langsung memukul korban dengan sebatang kayu hingga korbanpun terjatuh dari sepeda motor yang ia kendarai.

Kemudian salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis cerulit dan membacokkan kearah korban namun korban berhasil mengelak dan berhasil memegang pergelangan tangan pelaku yang saat itu memegang senjata tajam jenis cerulit. Korbanpun berhasil merebut cerulit tersebut dari tangan pelaku.

Saat berhasil merebut cerulit dari tangan pelaku, akhirnya terjadi perkelahian antar keduanya, saat korban hendak melarikan diri dan berhasil membacokkan cerulit kearah salah satu pelaku dan kemudian korban berlari kearah pemukiman warga sambil berteriak meminta tolong, Melihat korban berlari meminta tolong kepada warga, pelakupun melarikan diri dengan membawa kendaraan motor milik korban, sedangkan korban akhirnya dibawa warga berobat ke Puskesmas.

Mendapati informasi tersebut Kapolsek Lais memerintahkan Team Penter (Penyengat Gatel-gatel) Kanit Reskrim dan anggota untuk melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari hasil olah TKP ditemukan bekas ceceran darah pelaku serta barang bukti papan (kayu) yang digunakan oleh pelaku, serta helm, topi dan sendal milik pelaku yang tertinggal di TKP. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 10.000.000 (Sepuluh juta rupiah).

Dari hasil olah TKP, kemudian jajaran Team Penter (Penyengat Gatel-gatel) Unit Reskrim Polsek Lais melakukan pengejaran pelaku, pada Rabu (13/05/2020) sekitar pukul 15.00 wib, Unit Reskrim mendapati informasi bahwa pelaku Hendra Saputra sedang berada di Rs. Charitas Palembang karena Luka Sabetan benda tajam, atas informasi tersebut unit reskrim polsek lais tidak menunggu lama untuk melakukan eksekusi pelaku.

Dengan dipimpin langsung Kanit Reskrim IPDA Sunardi bersama Tim Penter meluncur ke Rs. Charitas Palembang, tibanya di RS ditemukan salah satu pelaku Hendra Saputra yang sedang dilakukan perawatan oleh atim Medis pada bagian Kaki sebelah kanan yang terluka akibat sabetan senjata tajam.

Kanit Reskrim melakukan koordinasi dengan pihak Rumah sakit dan Pelaku langsung diamankan ke polsek lais guna penyidikan lebih lanjut.

AKBP. Yudhi Surya Markus Pinem,SIK melalui Kapolsek Lais AKP. Syafaruddin,SH. Kepada mubaonline.com membenarkan atas penangkapan pelaku Hendra Saputra tersebut, menurutnya satu teman pelaku saat ini masih DPO atas nama Candra dan masih dalam pengejaran.

“untuk pelaku Hendra Saputra Bin Hazairin saat ini sudah kita amankan dan akan dilakukan penyidikan lebih lanjut, dan untuk satu pelaku bernama Candra masih DPO dan akan kita kejar terus sampa dapat.” Tutup Kapolsek Lais.

Laporan : Raka


Baca Juga :
Iming-iming Diberi Uang, Pria 48 Tahun Kecamatan Lais Ini Tega Setubuhi Anak Dibawah Umur
Positif terkonfirmasi Covid-19 di Muba hari ini Bertambah 6 Kasus
Richard Cahyadi : Pergantian dan Pemberhentian Perangkat Desa Jika Tidak Sesuai Aturan, PMD Tidak Akan Memberikan Rekomendasi
Update data hari ini 2 juni Positif Covid-19 Bertambah 4 Kasus di Muba
Diduga Karena Tiupan Angin, Satu Rumah Di Desa Lais Ambruk
1 Orang Warga NTB Bekerja Di Salah Satu Perusahaan Di Muba Positif Covid-19
Jalani Isolasi 10 Hari, PDP 51 Berusia 75 Asal Muba Meninggal Dunia

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)