Main Area

Main

Minyak Jelantah Sumber Penyakit Berbahaya

minyak-jelantah-sumber-penyakit-berbahaya-muba242q11573264089.jpg

Penulis : Defa Sari, Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya.

Minyak goreng bekas atau biasa disebut dengan minyak jelantah masih sering sekali di pakai oleh masyarakat di Indonesia dikarenakan harganya murah dan terjangkau, padahal tanpa di sadari minyak jelantah dapat membawa penyakit.

Dilansir dari Website Universitas Gadjah Mada, dr. Maria Selvester Thaedus, M.Biomed mengatakan bahwa minyak jelantah tidak layak digunakan kembali untuk keperluan memasak. Karena, proses pemanasan minyak goreng yang lama ataupun berulang akan menyebabkan oksidasi dan polimerisasi asam lemak yang menghasilkan radikal bebas senyawa peroksida yang bersifat toksis bagi sel tubuh. Syarat mutu bilangan peroksida minyak goreng menurut SNI. 01-3741-2002  maksimal 10meq/1kg minyak. Sementara penggunaan minyak goreng berulang dalam rumah tangga memiliki bilangan peroksida 20-40 meq/kg.

Mengonsumsi makanan yang di goreng dengan menggunakan minyak jelantah dapat mengakibatkan obesitas karena kandungan kalori dan lemak trans pada minyak jelantas lebih tinggi dari pada minyak goreng biasa, penggunaan minyak jelantah pada makanan juga dapat mengakibatkan kanker, kolesterol tinggi, dan menyebabkan penyakit jantung.

Menurut WHO Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Gangguan jantung dan pembuluh darah, dan termasuk penyakit jantung koroner (serangan jantung), penyakit serebrovaskular (stroke), tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit arteri perifer, penyakit jantung rematik, penyakit jantung kongenital dan gagal jantung, salah satu penyabab penyakit seperti ini adalah kebiasaan  mengonsumsi makanan yang di goreng menggunakan minyak jelantah.

 

Profil Penulis :
Defa Sari
Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat
Universitas Sriwijaya


Baca Juga :
Nekat Rampas Motor Helmi Dengan Kekerasan, Hendra Saputra Warga Teluk Kijing 2 Diamankan Polsek Lais
Pasal Anjing, Cekcok Berujung Maut Di Desa Kepayang Bayung Lencir
Viral Beredar Video Anggota Satlantas Polres Muba Diduga Lakukan Pungli Berdalih THR
THR PNS dan Tenaga Kontrak Pemkab Muba Resmi Dicairkan
Positif Covid-19 di Muba Bertambah 2 Kasus Hari ini kamis 14 Mei 2020
Cabuli Korbannya Berumur 6 Tahun, Pria 50 Tahun Asal Batang Hari Leko Ini Diamankan Polisi
Terkonfirmasi Positif, OTG 01 Muba Dirawat di RSUD Bayung Lencir

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)