Main Area

Main

Mendis Jaya Hadirkan Profesor Dari Negeri Paman Sam, Tingkatkan Pengetahuan Petani Dalam Manajemen Sawit

mendis-jaya-hadirkan-profesor-dari-negeri-paman-sam-tingkatkan-pengetahuan-petani-dalam-manajemen-sawit-muba83oc1571648950.jpg

Pengambilan sampel tanah oleh Profesor Patricio Grassini (Mengenakan kaos merah berkerah) dari University Of Nebraska bersama timnya.

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Pemerintah Desa Mendis Jaya bekerjasama dengan akademisi tingkatkan pengetahuan petani sawit dalam memanajemen kebun kelapa sawit.

 

Ada yang patut diacungi jempol, perkebunan kelapa sawit milik petani Desa Mendis Jaya ini langsung di riset oleh Akademisi dari Amerika Serikat, yang di pimpin oleh Professor Patricio Grassini dari University Of Nebraska.

 

Menurut Kepala Desa Mendis Jaya, Jefri, Prof. Patricio bekerjasama dengan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat meriset Kelapa Sawit milik petani, yang kemudian hasil akhirnya bisa dijadikan acuan untuk bagaimana petani memperlakukan Kelapa Sawit agar meningkatkan produktifitas serta menurunkan ongkos perawatan dari kelapa sawit itu sendiri.

 

"Harapannya, petani lebih tau kuantitas dan pemilihan pupuk yang tepat, tidak seperti selama ini, petani lebih condong ikut-ikuta, kalau tetangganya pake urea, yang lain ikut urea semua. Jadi nantinya hasil riset dan pelajaran dari para Akademisi ini bisa meningkatkan produktivitas kelapa sawit dan tidak menutup kemungkinan bisa menurunkan ongkos pemupukan dan perawatan kelapa sawit" Ungkap Jefri.

 

Sementara, Koordinator Penelitian Lapangan yang mendampingi 3 orang akademisi dari Amerika Serikat tersebut, Hendra Sugianto mengungkapkan, untuk sampel daun, rachis, batang dan tanah akan dikirim ke laboratorium yang ada di Medan untuk dilakukan analisa.

 

"Ini kan menyangkut pengetahuan, bagaimana manajemen pupuk, timing (waktu) pemupukan dan dimana letak menempatkan pupuknya, serta pupuk yang tepat itu apa. Kita harapkan dengan percobaan kita yang sangat lengkap ditambah dengan kunjungan lapangan ini bisa menjadi pusat pembelajaran petani" Ungkapnya saat di bincangi di lapangan, Sabtu (20/10) saat sedang mengambil sampel.

 

Laporan : Luthfy


Baca Juga :
11 November Pendaftaran CPNS Muba Dibuka, Ini Formasinya
Bubarkan Paksa Pesta Malam Di Mekar Jaya, Pemerintah Makin Serius Tegakkan Perda
Dua Siswa SMPN 6 Sekayu Juara Olimpiade Matematika Internasional
Proses Hukum Lanjut, Listrik Tanjung Agung Raya Kembali Dinyalakan
Warga Teluk Kijing Terciduk Di Sugiwaras
Pelaku Penembak Seorang Mandor Di Keluang Akhirnya Menyerahkan Diri
Program Kuliah Gratis Muba Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)