Main Area

Main

Kurang Sedap Dipandang, SMP Tertua Di Kecamatan Bayung Lencir Ini Sedang Berbenah

kurang-sedap-dipandang-smp-tertua-di-kecamatan-bayung-lencir-ini-sedang-berbenah-muba2296q1565189967.jpg

Gedung SMP N 1 Bayung Lencir yang berada dipaling depan sebelum dilakukan perbaikan.

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Beberapa gedung SMP N 1 Bayung Lencir mengalami perbaikan, bukan hanya rehap ringan, SMP Negeri tertua dalam Kecamatan Bayung Lencir ini bahkan hampir merubah wajahnya.

Bak manusia yang sudah menua, kemudian melakukan operasi plastik agar terlihat menjadi cantik kembali. Kira-kira seperti itu gambaran yang tepat bagi sekolah yang sudah banyak mencetak Pejabat, Dokter, Guru, Pengusaha, Polisi, dan banyak lagi profesi lainnya yang digeluti oleh alumnus sekolah ini.

 

Gedung terdepan SMP N 1 Bayung Lencir setelah mengalami perbaikan, namun masih dalam pengerjaan.

 

Saat ini, dari pantauan wartawan mubaonline, Rabu (7/8), sejumlah gedung terutama gedung yang berada paling depan sekolah, yakni ruang kantor dan ruang guru dan ruang staff tata usaha mengalami perbaikan menyeluruh, bahkan ada pembongkaran bagian gedung lama yang kemudian di perlebar.

Atap yang sebelumnya terlihat kumuh, sekarang sudah terlihat kinclong, semakin gagah dengan rangka yang menggunakan baja ringan. Lantai yang dahulunya menggunakan tegel (mirip keramik, tapi terbuat dari campuran semen, pasir beton yang permukaannya di aci agar nampak licin) kini sudah berlantai keramik putih.

 

Pekerja bangunan nampak sedang memasang lantai keramik, yang sebelumnya lantai berupa tegel.

 

Ditanyai, salah satu guru di SMP N 1 Bayung Lencir, Junadi mengatakan selama 11 tahun dirinya mengajar di sekolah yang diketahui berdiri sejak tahun 1983 ini, belum pernah dilakukan perbaikan berat, "paling hanya rehap ringan, seperti perbaikan plafon, pergantian cat tembok atau perbaikan kerusakan ringan lainnya" ujar guru Bahasa Indonesia ini.

Sementara, kepada wartawan mubaonline, Kepala Sekolah SMP N 1 Bayung Lencir, Tabrani mengatakan bahwa Gedung ruang Guru dan Ruang Kantor, 4 Ruang Kelas, Perpustakaan, yang mengalami perbaikan kerusakan berat.

 

Ruang kelas yang berada dibelakang.

 

Disinggung soal anggaran dana perbaikan, Tabrani mengatakan pihak sekolah menggunakan DAK (Dana Alokasi Khusus) yang bersumber dari APBN untuk perbaikan ruang guru dan ruang kantor, perpustakaan serta gedung laboratorium. Sementara gedung kelas sendiri menggunakan dana yang berasal dari Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD),

"Harapannya dalam aktifitas belajar mengajar para siswa dan guru serta staff tata usaha bisa kerasan dan meningkatkan motivasi siswa  itu sendiri" ujar pria yang baru 6 bulan memimpin SMP N 1 Bayung Lencir ini.

 

Laporan : Luthfy


Baca Juga :
Kebakaran Hebat Hanguskan Lima Rumah Di Desa Epil
Pengedar Uang Palsu Dikecamatan Lais Diciduk Polisi
Nekat Mencuri, Apriyansyah Kini Diciduk Polisi
Dodi Reza Langsung Sambangi Korban Kebakaran Desa Epil
Tempat Penyulingan Minyak Dikelurahan Babat Terbakar
Penampakan Harimau Sumatera, Di Banyuasin Bukan Di Muba
Kebakaran Di Desa Lais, Dinsos Muba Salurkan Bantuan

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)