Main Area

Main

Diracun, 1 Ton Ikan Sungai Petanang Mati

diracun-1-ton-ikan-sungai-petanang-mati-muba331gs1595864590.jpg

Dari beberapa sample ikan, memang ikan yang mati tersebut disebabkan oleh racun terlihat dari kondisi tubuh berbau, ingsang tidak merah, dan mulut terbuka.

Sekayu, Musi Banyuasin - Akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan peracunan atau putas terhadap Sungai Petanang yang berada di Kecamatan Sekayu, Kabupten Muba, membuat kurang lebih 1 ton ikan yang berada di sungai tersebut mati.

Akibat matinya ikan lelang yang berada pada sungai lelang, pengemin atau pengumpul ikan mengalami kerugian hingga puluhan juta.

Diceritakan, Samsurizal pengemin Sungai Petanang awal mula matinya puluhan ton ikan yang berada di sungai miliknya pada Jumat malam pekan lalu. Ketika pagi hari ia bersama keluarga mengecek corong ikan, betapa terkejutnya melihat ikan sudang mengambang dan mengeluarkan bau busuk.

“Jumat pagi lalu pak ketahuan bahwa sudah di putas, karena semalam aku tinggalkan tidak apa-apa nah besoknya ketahuan sudah mengapung semua,”kata Samsurizal, ketika dibincangi di lokasi Sungai Petanang, Senin (27/7/20).

Lanjut dia, pasca pembersihan ikan-ikan yang sudah mati dengan berat kurang lebih mencapai ratusan kilogram sungai kembali bersih. Namun, kejahatan pelaku peracunan kembali terjadi Minggu malam sehingga ikan-ikan yang ada kembali mati.

“Nah, semalam di putas lagi pak. Karena waktu saya cek pagi hari ikan-ikan kembali mengapung dan bernau amis. Kalau sudah begini kami rugi puluhan juta, kami pengemin sungai berharap pelaku peracunan segera ditangkap dan diberi tindakan tegas,”ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan Hendra Tris Tomi telah menerjunkan tim melakukan pemeriksaan terhadap ikan-ikan yang mati tersebut. Dari beberapa sample ikan, memang ikan yang mati tersebut disebabkan oleh racun terlihat dari kondisi tubuh berbau, ingsang tidak merah, dan mulut terbuka.

“Kita tadi telah mengecek lokasi tempat ikan-ikan yang telah mati, ikan yang mati tersebut Destructive Fishing atau penangkapan ikan secara illegal oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yakni dengan cara di racun,”ungkapnya.

Pihaknya juga sangat menyayangkan pelaku yang melakukan persukan lingkungan, karena kalau sudah di racun tidak hanya ikan besar saja yang mati ikan kecil bahkan telur-telur ikan juga mati.

“Kedepannya kita akan kembali menghidupkan masyarakat menjaga sungai, jadi mereka yang turun secara langsung dan menjaga sungai yang berada disekitarnya. Mengenai pelaku tentunya akan berurusan dengan hukum karena telah melakukan perusakan lingkungan,”jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Sekayu IPTU Ade Nurdin SH, menambahkan pihaknya telah menerima laporan soal perusakan atau peracunan sungai oleh masyarakat. Pihaknya telah menerjunkan tim guna melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Semalam kita telah mengamankan sepeda motor yang diduga digunakan pelaku peracun sungai. Kita juga telah melakukan Police Line pada sungai yang ikannya telah mati,”ungkapnya.

Laporan : Cr1


Baca Juga :
Curi Kabel ESP, Warga Lais Utara Ini Digelandang Ke Mapolsek Lais
Tidak Hanya Pelajar, Guru Juga Bisa Mengakses Internet Gratis Dikantor Kades Teluk
RSUD Sekayu Menuju Layanan Sempurna, Tampilan Gedung Juga Akan Berubah
Ridho Yahya Terima Restu Dodi Reza
Siapkan Perbup, Tak Pakai Masker di Muba Siap-siap Disanksi
Sopir Mengantuk, Avanza Tabrak Tugu Bintang Sekayu
Bersihkan Area Sekitar Jaringan MEP, Warga Mendis : Lahir Kami Puja, Hidup Kami Jaga

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)