Main Area

Main

Curi Samsung J2 Pro, Korbannya Ditusuk Hingga Tewas, Diringkus Polisi Di TKP Saat Antar Paman

curi-samsung-j2-pro-korbannya-ditusuk-hingga-tewas-diringkus-polisi-di-tkp-saat-antar-paman-muba8ty1578390755.jpg

Salah Satu Pelaku Saat Diinterogasi Polisi

Bayung Lencir, Musi Banyuasin - Pencurian sebuah handphone Samsung J2 pro di kontrakan milik korban di Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Senin (7/1), berakhir dengan meninggalnya korban akibat luka tusukan yang menyasar pinggang sebelah kirinya.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban bernama Lilis (28) diketahui meninggal dunia usai dibawa oleh tetangganya ke RSUD Bayung Lencir. Sebelumnya, kedua pelaku Dodi (17) dan Rinto (20) berada dirumah keluarganya yang berdekatan dengan kontrakan korban, mereka kemudian masuk ke kontrakan milik korban setelah melihat korban masuk ke kontrakannya, namun saat hendak mengambil handphone tersebut, korban memergoki dan melakukan perlawanan terhadap kedua pelaku.

Merasa tidak aman, kedua pelaku pun membalas perlawanan dari korban, akibatnya pelaku melakukan penusukan menggunakan pisau keris tepat berada diantara rusuk dan pinggang sebelah kiri korban. Usai melakukan penusukan terhadap korban, pelaku kemudian melarikan diri membawa handphone Samsung galaxy J2 pro yang dicurinya dari korban.

Namun pada hari yang sama, pukul 20.00 wib ketika pihak Polsek Bayung Lencir sedang menggelar olah TKP yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Ipda Dedi Kurniawan, salah satu pelaku yang bernama Dodi saat itu berada di dekat TKP, dan langsung diringkus oleh anggota Polsek Bayung Lencir.

"Iya kedua pelaku merupakan warga Reban Kumbang, Desa Kaliberau Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin, salah satunya sudah kita amankan di Mapolsek Bayung Lencir, satunya lagi sedang dalam pencarian" ujar Kapolsek Bayung Lencir, AKP Jonroni Hasibuan, melalui Kanit Reskrim Ipda Dedi Kurniawan.

Sementara, di Mapolsek Bayung Lencir, pelaku Dodi saat ditanyai mubaonline.com mengaku bahwa dirinya melakukan penusukan terhadap korban dikarenakan korban melakukan perlawan, bahkan korban sempat mencakar wajahnya, ia juga mengaku takut jika korban melaporkan ke pihak berwajib atas perbuatannya tersebut.

Kenapa berada di TKP saat dilakukan penangkapan? "Saya mengantar paman saya pak, menyesal melakukan itu" ujar Dodi, kenapa tidak menyerahkan diri saja kalau menyesal? "Saya takut dipenjara pak, saya menyesal dan takut waktu melihat darah, sempat pusing"ujarnya.

Laporan : Luthfy


Baca Juga :
Curi Kabel ESP, Warga Lais Utara Ini Digelandang Ke Mapolsek Lais
Dugaan Korupsi Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Puskesmas Ngulak, Tetapkan Solihin Selaku Kepala Puskesmas Sebagai Tersangka
RSUD Sekayu Menuju Layanan Sempurna, Tampilan Gedung Juga Akan Berubah
Tidak Hanya Pelajar, Guru Juga Bisa Mengakses Internet Gratis Dikantor Kades Teluk
Ridho Yahya Terima Restu Dodi Reza
Sopir Mengantuk, Avanza Tabrak Tugu Bintang Sekayu
Siapkan Perbup, Tak Pakai Masker di Muba Siap-siap Disanksi

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)