Main Area

Main

Bupati Dodi Reza Alex Serukan Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Waspada Penyakit Saat Musim Hujan

bupati-dodi-reza-alex-serukan-menjaga-kebersihan-lingkungan-dan-waspada-penyakit-saat-musim-hujan-muba394rh1577593373.jpg

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menghimbau warganya agar mewaspadai penyebaran penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) saat musim hujan tiba.

Sekayu, Musi Banyuasin - Sehubungan kondisi cuaca saat ini perubahan iklim dari kemarau ke musim hujan, tentunya dilingkungan masyarakat terutama ditempat tempat genangan air banyak jentik-jentik nyamuk yang berakibat menimbulkan penyakit atas gigitan nyamuk.

Untuk menghindari dan meminimalisir perkembangan dan penyebaran penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menghimbau warganya agar mewaspadai penyebaran penyakit tersebut saat musim hujan tiba. Sebab, daerah Muba sebagai daerah endemik penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

"Untuk itu kita minta jajaran dinas kesehatan bersama jajaran layanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh wilayah Muba untuk dapat menjalankan standart operasional prosedure guna mengantisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti saat musim hujan termasuk melakukan sosialisasi pencegahan bersama- sama stake holder terkait seperti wadah-wadah yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk tidak dibuang sembarangan," ujar Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex Noerdin.

Dodi Reza juga menginstruksikan camat, kepala desa/kelurahan bersama pimpinan puskesmas di seluruh kecamatan bersama jajaran untuk melakukan gotong royong bersama masyarakat membersihkan lingkungan diwilayah masing-masing, untuk menjaga kesehatan disaat musim hujan, masyarakat harus meningkatkan kehati-hatian terhadap beberapa penyakit pada musim hujan yang jumlah kasusnya meningkat dengan drastis.

"Upaya meningkatkan kehati-hatian adalah dengan cara meningkatkan pengetahuan tentang penyakit-penyakit yang sering banyak terjadi saat musim hujan dan banjir datang, serta prilaku pengobatan dan pencegahan yang tepat dan benar. Sehingga dapat bertindak secara tepat dan mencegah terjadinya endemik penyakit di wilayahnya dan meminimalkan angka kematian karena penyakit tersebut," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah menjelaskan bahwa, gejala yang harus diketahui pada pasien yang dicurigai menderita DBD adalah deman tinggi tiba-tiba selama 2-7 hari (tetap tinggi walaupun sudah diberi obat penurunan panas), biasanya disertai rasa mual, muntah, sakit kepala dan persendian, serta sangat perlu diketahui bahwa gejala adanya bintik-bintik merah pada tubuh tidak sering muncul di awal-awal penyakit.

"Sebaiknya ketika ada seseorang dengan gejala-gejala DBD tersebut, harus segera dilakukan pemeriksaan darah lengkap di puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk memastikannya dan dapat segera diobati dengan tepat serta menghindari kematian. Pada masyarakat seharusnya dilakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (Aedes aegypti) secara aktif berupa menguras bak mandi secara rutin, mengubur kaleng dan ban-ban bekas supaya tidak menjadi tempat genangan air pasca hujan dan banjir serta membersihkan lingkungan sekitar secara rutin," tutur dr Azmi.

Lanjutnya setiap individu harus berupaya untuk menjaga daya tahan tubuhnya dengan cara makan minum yang sehat dan istirahat, serta melakukan prilaku hidup bersih dengan baik, seperti kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air bersih yang mengalir juga memperhatikan kebersihan tempat tinggal dari sarang nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.

 

Laporan : ril


Baca Juga :
Junai Warga Tanjung Agung Timur Ini Terciduk Di Desa Epil
Akibat Ulahnya, Warga Lais Utara Ini Diborgol Polisi
Mau Berjalan Diatas Air ? Datangi Taman Terbuka Hijau di Sekayu
Tanggal 8-12 Februari 2020 Tes SKD CPNS Muba
Muara Medak Sulap Lidi Kelapa Sawit Jadi Piring
DPO Ini Akhirnya Diciduk Polisi
Sejahterakan Petani Karet, 6 UPPB Se Bayung Lencir Terima Surat Tanda Registrasi

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)