Main Area

Main

Bayung Lencir Bisa Jadi Ibukota Kedua Muba Setelah Sekayu?

bayung-lencir-bisa-jadi-ibukota-kedua-muba-setelah-sekayu-muba57bo1520672515.jpg

Beni Hernedi saat mengunjungi loket Pelayanan Terpadu Kecamatan (PATEN) Bayung Lencir.

BAYUNG LENCIR - Dalam Kunjungan Kerja Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengatakan bahwa kalau misalnya diperbolehkan membuat satu lagi ibu kota Kabupaten Musi Banyuasin maka dia akan menunjuk Bayung Lencir sebagai ibukota kedua Kabupaten Muba setelah sekayu, hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Try Out Ujian Nasional Tahun ajaran dan sosialisasi tentang sekolah kedinasan di gedung serbaguna Kecamatan Bayung Lencir, Jum'at (09/03).


Disampaikannya bahwa di kawasan timur muba ini akan menjadi arah pembangunan bagi pemerintahan yang sekarang terutama dalam hal pelayanan publik, "jadi kedepannya kawasan timur Muba ini harus punya Kantor pelayanan terpadu satu pintu dimana kantor tersebut bisa menjadi pusat pelayanan Pemerintahan yang dapat mewakili daripada kota sekayu" katanya.


Tambahnya bahwa hal tersebut sangat penting sebab, dikawasan timur Muba ini sangat jauh sekali rentang jarak dengan Ibukota Kabupaten Sekayu, "saya saja dari sekayu kesini menggunkan mobil yang sudah sangat nyaman masih merasa capek apalagi menggunakan motor" kelakarnya yang di sambut tepuk tangan oleh audiens.


Usai menghadiri acara Try Out Ujian Nasional dan Sosialisasi Tentang Sekolah Kedinasan Beni beserta rombongan menuju Kantor Camat Bayung Lencir dan langsung mengecek Loket Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dengan didampingi oleh Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir SSTP MM yang juga menjelaskan apa saja fasilitas yang tersedia di Loket Paten Kecamatan Bayung Lencir.


Beni nampak terlihat menyukai kinerja Camat Bayung Lencir yang sudah membuat terobosan menarik guna menambah kenyamanan masyarakat dalam mengurus administrasi, dimana dalam loket Paten tersebut tersedia tempat untuk mencharger, pojok membaca, tempat bermain anak, ruang menyusui, toilet, wastafle, ruang berpendingin (AC), ditambah dengan meja pelayanan seperti customer servis, serta dilengkapi dan diawasi dengan CCTV.


Menurut Akhmad Toyibir SSTP MM pusat pelayanan itu mesti dibuat senyaman mungkin bagi masyarakat, tujuannya agar masyarakat tidak mengalami kesulitan yang tinggi, terutama dalam proses pengurusan KTP, KK, atau admistrasi lainnya.


"Sebisanya mempermudah masyarakat karena tugas kami adalah melayani masyarakat, dan jika masyarakat merasa senang dan puas kamipun turut berbangga dan bahagia" tutupnya.(ltf)


Baca Juga :
Keluang Berdarah, Ayah Bunuh Anak Kandung
Dodi Reza: SMPN 3 Lais Hebat dan Canggih
Tiga Terduga Pelaku Penyalah Gunaan Narkoba Diringkus Polsek Bayung Lencir
Ternyata Ayah Ulil Seorang Guru Honorer
Modusnya Mau Beli HP, Namun HP Dibawa Kabur
Suebno Diciduk Saat Hadir di Pernikahan Adiknya
Puluhan Pasangan Nikah Tidak Sah, Disahkan Di Kantor Lurah

Komentar Anda ?
Advertisment
2017 Mubaonline PT PERUSAHAAN MEDIA ONLINE (PERMIO)